Dikutip VOI dari akun Instagram @khadija.omarr pada Senin, 31 Maret, Khadija mengungkap telah melalui perjalanan panjang dalam memahami identitas dan pilihannya.
"Pada tanggal 21 Maret, saya berusia 24 tahun. Selama beberapa bulan terakhir, saya meluangkan waktu untuk merenungkan perjalanan saya, tentang perkembangan, tantangan, dan evolusi diri saya," tulisnya.
Sebagai seorang wanita berdarah Somalia yang berhijab, Khadija Omar telah menjadi simbol keberagaman di dunia kontes kecantikan. Saat mengikuti Miss Universe 2024, ia menarik perhatian dunia karena menjadi peserta berhijab pertama dalam sejarah ajang tersebut. Banyak orang memuji keberaniannya dalam mendobrak batasan dan membuka jalan bagi perempuan Muslim yang ingin berkarir di dunia kontes kecantikan.
"Menjadi Miss Universe Somalia dan mewakili gadis-gadis Somalia di ajang kontes kecantikan adalah salah satu kehormatan terbesar dalam hidup saya. Saya akan selamanya bersyukur atas dukungan yang telah diterima dari komunitas dan kesempatan untuk membuka pintu yang sebelumnya tertutup bagi kami," katanya.
Meskipun selama ini dikenal sebagai ikon yang mempertahankan hijab dalam kontes kecantikan, Khadija menegaskan perjalanan hidupnya terus berkembang. Ia menghadapi banyak pergulatan batin sebelum akhirnya membuat keputusan untuk melepas penutup auratnya.
"Hari ini, saya ingin berbagi keputusan yang sangat pribadi, saya telah memilih untuk tidak lagi mengenakan hijab. Keputusan ini tidaklah mudah, saya telah berusaha sebaik mungkin selama bertahun-tahun, menghadapi pergulatan batin, dan tetap memiliki rasa hormat yang mendalam terhadap apa yang hijab representasikan," ungkapnya.
Dalam pernyataannya, Khadija Omar menekankan keputusannya ini adalah bagian dari proses pertumbuhan dan perubahan diri. Ia merasa saat ini adalah waktu tepat untuk merangkul jati dirinya yang baru.
"Namun, saya telah mencapai titik di mana saya siap untuk merangkul pertumbuhan, perubahan, dan melakukan hal yang terasa benar bagi saya di fase kehidupan ini," imbuhnya.
Lebih lanjut, Khadija juga memberikan pesan inspiratif kepada perempuan-perempuan lain, khususnya di Somalia. Ia menegaskan setiap individu memiliki hak untuk memilih jalannya sendiri, termasuk dalam hal cara berpakaian dan menampilkan diri di hadapan dunia.
"Untuk setiap gadis Somalia, setiap gadis berhijab, perjalanan ini adalah milik sendiri. Cara memilih untuk berpakaian atau menampilkan diri di dunia sepenuhnya adalah keputusanmu, bukan orang lain. Saya melihatmu, saya mencintaimu, dan saya akan selalu mendukung hak untuk pilihan diri sendiri," ujarnya.
Dalam unggahan yang sama, Khadija mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dalam babak baru kehidupannya ini.
"Terima kasih kepada @erewor_by_priye atas gaun indah yang dibuat khusus ini, yang memadukan kain Somalia dan desain Nigeria untuk menandai babak baru ini, serta kepada @pytartistry atas riasan yang luar biasa," katanya.
Meski meninggalkan hijab, Khadija menegaskan misinya untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi perempuan Somalia tidak akan berhenti. Ia berharap perempuan Somalia bisa terus berkembang dan memiliki kesempatan yang lebih luas di berbagai bidang, termasuk dunia kontes kecantikan.
"Mari terus menjalankan misi untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi gadis-gadis Somalia, terutama di bidang seperti kontes kecantikan. Kita baru saja memulai. Tetaplah menantikan kabar selanjutnya," imbuhnya.
Keputusan Khadija untuk melepas hijab menimbulkan berbagai reaksi di media sosial. Banyak warganet yang kecewa dengan keputusan Khadija untuk melepas hijab.
BACA JUGA:
"Khadija mana hijabmu? Itu identitas kamu. Kamu sudah melemparkan ke tempat sampah?" tanya warganet lainnya.
"Jika tidak mau memakai hijab tidak apa-apa. Tapi tidak perlu berubah dengan mengenakan pakaian seksi." kritik warganet lainnya.